Tips Merawat Mukena

Inilah 7 Tips Memilih dan Merawat Mukena yang Baik – Di Indonesia, umumnya muslimah memakai mukena sebagai pakaian sholat. Selain karena budaya, hal ini dikarenakan banyak muslimah yang belum memakai pakaian yang syar’i sehingga dipandang belum sah dipakai untuk sholat. Jadilah mukena yang dikenakan di atas pakaian sehari-hari untuk sholat lima waktu.

Mukena yang dipakai muslimah banyak ragamnya, baik dari segi bahan, warna, model dan variasinya. Ada yang suka memakai mukena dengan kain yang lebar, ada pula yang memilih bahan tipis dan ringan seperti parasut karena ringkas saat dilipat dan dibawa kemanapun. Ada yang suka mukena polos, ada pula yang suka mukena dengan variasi bordir, sulam pita, maupun mote-mote dan sebagainya.

Pilih Mukena Berkualitas

Merawat Mukena

Karena mukena ini menjadi pakaian wajib saat sholat lima waktu, terkadang ada muslimah yang menggunakan satu mukena untuk sholat lima kali sehari selama beberapa hari berturut turut. Ada pula mukena yang sampai berminggu-minggu bahkan mungkin berbulan-bulan tidak dicuci! Wah, hal ini tentunya tidak boleh dilakukan ya, Ladies. Karena dalam sholat kita diharuskan memakai pakaian yang bersih dan suci. Tentunya termasuk mukena yang bersih.

Selain dari segi kebersihan dan kesuciannya, merawat mukena dengan baik akan menambah umur mukena supaya bisa dipakai lebih lama. Hal ini bisa diawali dengan memilih mukena yang baik. Nah, oleh karena itu, Shopious akan menampilkan tips seputar memilih dan merawat mukena yang baik ini agar para muslimah sadar akan pentingnya perawatan mukena. Apa saja sih tipsnya? Yuk simak artikel selengkapnya berikut ini.

1. Pilihlah Mukena dengan Kualitas Terbaik

Hal pertama yang harus diperhatikan saat memilih mukena adalah kualitasnya. Saat Anda memilih mukena berkualitas baik dari segi bahan atau jahitan, maka Anda akan lebih hemat karena keawetannya. Jika sebuah mukena sangat indah dipandang namun cepat sobek, luntur, jahitan tidak kuat, maka sebaiknya Anda tidak membelinya. Kualitas bagus tentu harga lebih mahal sedikit dibanding yang tidak berkualitas. Namun, demi sebuah pakaian untuk ibadah, tidak ada salahnya kan beli yang benar-benar berkualitas?

Pilih Mukena Berkualitas

Namun ingat, harga bukan jaminan juga. Jangan terlalu berlebihan pula saat membeli mukena. Sebaiknya belilah mukena yang harganya pantas dan kualitas bagus. Saat ini ada lho yang menjual mukena yang sangat mahal harganya, padahal kualitasnya sih biasa-biasa saja. Jelilah saat memilih, Ladies.

2. Kenali Bahan Mukena yang Akan Anda Pilih

Ada bermacam-macam bahan mukena yang tersedia di pasaran. Ada yang karakterisitiknya tebal dan dingin seperti katun, mukena ini cocok digunakan sehari-hari di rumah. Tidak cocok untuk dibawa bepergian karena tebal dan berat. Namun, mukena bali ada pula yang memakai bahan katun yang agak tipis, sehingga Anda bisa membawanya ke kantor, kampus, maupun saat di perjalanan.

Ada lagi bahan lain yang cocok dibawa-bawa yakni bahan parasut. Bahan ini sangat ringan, mudah dilipat sehingga tidak makan tempat saat dibawa bepergian. Biasanya setelah dilipat, mukena parasut ini dimasukkan dalam tas kecil. Mukena parasut banyak warnanya, sehingga mukena Anda tidak hanya putih saja. Namun, perlu diperhatikan bahwa mukena ini bahannya tipis sehingga rawan menerawang. Sebaiknya, Anda pilih warna yang agak gelap supaya tidak transparan.

Mukena Bahan Sutera

Bahan sutera juga banyak diminati karena high quality. Bahan ini cocok untuk sholat Ied atau special occasion lainnya mengingat harganya yang mahal. Namun, jika Anda tidak mempermasalahkan harga, mukena sutera ini layak Anda pilih agar ibadah Anda semakin nyaman.

3. Meski Indah, Usahakan Jangan Terlalu Banyak Hiasan

Saat ini banyak beredar di pasaran ragam mukena yang bikin mata kita terpesona karena keindahannya. Hiasan pada mukena dimaksudkan agar menarik calon pembeli supaya mereka suka dengan mukena tersebut. Namun, seringkali kita lupa, bahwa hiasan yang berlebihan ini juga tidak baik. Hiasan yang terlalu mencolok akan menggangu kita saat beribadah. Selain mengganggu kita sendiri, kita juga akan mengganggu konsentrasi orang lain saat sholat berjamaah.

Mukena Indah

Oleh karena itu, pilihlah mukena yang indah namun hiasannya wajar. Hal ini supaya kita juga tidak sombong lh, Shalihat. Ingat, tujuan kita memakai mukena adalah untuk beribadah. Jangan sampai malah membuat ibadah kita berkurang kadar pahalanya karena kita sombong dan riya’ saat memakai mukena kita.

4. Fungsi Utama Mukena adalah Melindungi Aurat

Seperti yang sudah disinggung di poin ketiga, kita boleh saja memakai mukena dengan berbagai model dan variasi, namun jangan lupa bahwa fungsi utama sebuah mukena adalah untuk menutup aurat saat kita sholat di hadapan Allah. Jadi, pilihlah mukena yang kriterianya sesuai dengan ketentuan pakaian muslimah yang syar’i yakni menutup aurat, tebal dan tidak transparan, tidak mencolok (hiasannya) dan dipakai bukan sebagai pakaian kesombongan. Pakailah mukena yang dapat melindungi lekuk tubuhmu dengan baik dan nyaman supaya sholat kita khusyu’.

5. Sering-seringlah Mencuci Mukena

Masuk ke bab perawatan mukena, mencuci mukena sebaiknya dilakukan minimal dua minggu sekali. Ini berlaku untuk mukena yang dipakai setiap hari atau yang sering dipakai. Untuk yang jarang dipakai (hanya berfungsi sebagai pengganti), cucilah minimal dua bulan sekali. Saat mencuci mukena, upayakan untuk mencucinya dengan kaidah yang benar agar mukena kita bersih lagi suci. Rendamlah dalam detergen, kemudian kucek agar kotoran dan noda hilang, lalu bilas dengan air mengalir dan berikan pelembut/pewangi pakaian supaya mukena jadi harum.

Jaga Kebersihan Mukena ya, Shalihat

Saat menjemur, jemurlah di bawah sinar matahari supaya bakteri penyebab bau mati sehingga mukena tidak lekas bau apek dan berjamur. Bila perlu setrika mukena (bahan katun biasanya kusut setelah dicuci) dengan suhu sesuai petunjuk pada labelnya, tergantung bahan mukena itu sendiri.

6. Hindari Lembab Supaya Mukena Tidak Berjamur dan Awet

Mukena yang lembab rawan ditumbuhi jamur yang susah hilang meski sudah dicuci. Biasanya jamur ini menyerang bagian yang sering terkena air wudhu seperti bagian wajah, bagian tangan, dan bagian bawah. Bagaimana cara mensiasatinya? Usahakan setelah sholat mukena diangin-anginkan lebih dulu sebelum dilipat dan dimasukkan tas. Mukena yang lembab akan menimbulkan bau dan jamur, serta memperpendek usia mukena karena kain akan lapuk bila sering lembab.

7. Punya Mukena Cadangan Lebih Baik

Cara lain untuk merawat mukena agar awet adalah dengan memiliki mukena cadangan atau memiliki muken lebih dari satu. Bedakan antara mukena harian, mukena untuk bepergian dan mukena untuk hari-hari khusus seperti hari raya. Mukena cadangan akan memudahkan kita saat kita akan mencuci mukena, karena kita tidak perlu takut tidak ada mukena untuk sholat. Selain itu, mukena akan lebih awet karena memakainya pun bergantian.

Nah, itulah 7 tips memilih dan merawat mukena yang baik. Semoga bermaanfaat :)

Sumber : http://blog.shopious.com/tips-merawat-barang/inilah-7-tips-memilih-dan-merawat-mukena-yang-baik