Noda Minyak Pascalebaran

alt

Pascahari raya Idul Fitri, banyak ibu-ibu mengeluhkan cucian menumpuk, baju-baju terkena noda minyak, taplak meja menjadi kusam karena terkena tumpahan noda bekas makanan bersantan, dan lain sebagainya. Hari raya Idul Fitri memang identik dengan makanan berlemak, berminyak, dan bersantan. Tak khayal, makanan-makanan tersebut sering meninggalkan noda di baju maupun taplak meja padahal noda bekas minyak dan santan sulit sekali dihilangkan. Bagaimana caranya agar baju, taplak, dan perlengkapan dapur lainnya terbebas dari noda bekas sajian hari raya?

Cuci dengan Sabun Cuci Piring

Pertama, jangan pernah merendam pakaian yang terkena noda minyak. Mengapa? Karena pakaian yang terkena noda minyak, jika direndam akan menyebar. Cukup cuci bagian yang terkena minyak (hanya yang terkena noda minyak) menggunakan sabun cuci piring. Usap perlahan sampai noda benar-benar hilang.

Cuci dengan Tepung Jagung

Kedua, noda minyak yang menempel pada pakaian juga dapat dihilangkan dengan tepung jagung. Caranya sama seperti cara pertama, cukup taburkan tepung jagung pada bagian yang terkena noda minyak, gosok perlahan, lalu bilas dengan air mengalir.

Cuci dengan Bedak Tabur

Ketiga, noda minyak pada pakaian juga dapat dihilangkan menggunakan bedak tabur (bedak bayi). Cukup taburkan bedak pada bagian yang terkena noda minyak, gosok pelan, lalu bilas.

Setelah Anda memilih ketiga cara tersebut, bilaslah pakaian dengan deterjen cair. Cuci sampai bersih dan tunggu sampai kering.

Setelah ini, pakaian Anda siap untuk digunakan lagi dengan keadaan bersih bersinar. Mau tahu tips mencuci lainnya? Yuk simak di www.franchiselaundry.com